Mangunsoko, SID - Pada tahun 2015 Desa Mangunsoko mendapat DAK ( Dana Alokasi Khusus ) yang bersumber dari APBN untuk pembangunan Sarana Air Minum dan Sanitasi.  Dana ini dialokasikan di 2 dusun yaitu Dusun Kajangkoso dan dusun Dukuh.Pembangunan SPAMS di Dukuh  berupa pengambilan mata air, bak penampung (reservoir), pipa besi sepanjang 150-500 meter, pipa pralon sejumlah 1500 meter dengan SR ( sejumlah 94) menggunakan water meter/ meteran air. Diadakannya pembangunan ini bertujuan agar air dari sumber mata air tidak habis diambil oleh masyarakat sebagai kebutuhan rumah tangga, karena air juga sangat dibutuhkan disektor pertanian.

 Kondisi masyarakat saat itu masih sulit untuk diajak menggunakan water meter karena masyarakat masih beranggapan banyak maslaah yang akan terjadi apabila menggunakan water meter. Masyarakat terbiasa dengan penggunaan water meter. Setelah pembangunan SPAMS selesai dan berjalan, masyarakat baru menyadari dan merasakan bahwa pengunaan air bersih dengan water meter sangat membantu masyarakat, pengeluaran debit yang lebih, dalam hal pembiayaan juga bisa dibilang irit.

Tarif yang dikeluarkan 300 rupiah/ ditambah biaya beban 2000 rupiah/ bulan. SPAMS ini dikelola oleh pengurus dusun “Lancar sari”. Sampai saat ini jumlah pengguna sudah mulai bertambah menjadi 140 SR. Dari hasil pengelolaan iuran SPAMS ini kelompok sudah memiliki sisa saldo kurang lebih Rp.11.000.000,00 setelah dikurangi biaya oprasional.